PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA BANK UMUM YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2023

Authors

  • Bunga Riani Universitas Pamulang
  • Indra Sulistiana Universitas Pamulang

Keywords:

Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Return on Assets (ROA), Profitabilitas, Perbankan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 48 data observasi. Pengolahan data dilakukan melalui analisis statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,512. Sebaliknya, BOPO memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, CAR dan BOPO terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai F hitung sebesar 53,373 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,690 menunjukkan bahwa CAR dan BOPO mampu menjelaskan 69,0% variasi ROA, sedangkan 31,0% lainnya dipengaruhi faktor di luar model penelitian. Temuan ini memperlihatkan bahwa efisiensi kegiatan operasional memiliki peranan penting dalam mendukung kemampuan bank menghasilkan laba.

 

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Riani, B., & Sulistiana, I. (2026). PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA BANK UMUM YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2023. Jurnal Inovasi Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 229–238. Retrieved from https://langkahbersama.id/index.php/jieb/article/view/208