TRANSFORMASI DIGITAL DALAM SISTEM ABSENSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DISPLIN TENAGA PENDIDIKAN SEKOLAH SMKS DARMA NUSANTARA PANDEGLANG
Keywords:
SMKS Darma Nusantra Pandeglang., Transformasi digital, sistem absensi, kedisplinan tenaga pendidikan, manajemen sekolahAbstract
Di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan pendidikan, pengelolaan kehadiran tenaga pendidik menjadi aspek krusial yang menentukan kelancaran proses belajar mengajar. Selama ini SMKS Darma Nusantara Pandeglang masih menggunakan sistem pencatatan kehadiran secara manual melalui buku daftar hadir, yang menimbulkan berbagai permasalahan seperti data yang rentan dimanipulasi, keterlambatan penyusunan laporan, kesulitan memantau kehadiran secara nyata, serta memakan waktu dan tenaga administrasi yang seharusnya dapat dialokasikan untuk tugas lain yang lebih strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi digital dalam sistem absensi, menganalisis efektivitas penerapannya, serta mengukur dampaknya terhadap peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab tenaga pendidik di sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap pelaksanaan absensi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, staf tata usaha, dan sejumlah guru, serta perbandingan dokumentasi data kehadiran selama enam bulan sebelum dan sesudah penerapan sistem absensi berbasis teknologi sidik jari yang terhubung dengan basis data sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital membawa perubahan yang sangat positif dan signifikan: pencatatan kehadiran menjadi akurat, cepat, dan tidak dapat diwakilkan, rekapitulasi data dapat dihasilkan secara otomatis dalam waktu singkat, tingkat ketepatan waktu kehadiran meningkat dari rata-rata 76 persen menjadi 93 persen, jumlah kasus keterlambatan berkurang hingga 65 persen, serta tumbuhnya kesadaran profesionalisme di kalangan tenaga pendidik karena kehadiran tercatat secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Meskipun ditemukan tantangan awal seperti penyesuaian kebiasaan kerja dan ketergantungan pada ketersediaan listrik serta perangkat, hal tersebut dapat diatasi dengan pelatihan sederhana dan penyediaan solusi cadangan. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa transformasi digital dalam sistem absensi merupakan langkah strategis yang efektif untuk menciptakan pengelolaan sekolah yang transparan, akuntabel, dan efisien, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan disiplin kerja serta kualitas pendidikan secara menyeluruh di SMKS Darma Nusantara Pandeglang.













