EDUKASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP GAYA HIDUP KONSUMTIF SISWA/I SMKN 1 PANDEGLANG BANTEN
Keywords:
Literasi Keuangan Digital, Media Sosial, Gaya Hidup Konsumtif, Siswa SMK, Digital ImmunityAbstract
Tingginya penetrasi internet di indonesia, yang mencapai 79,5% dari total populasi menempatkan Generasi Z sebagai kelompok yang sangat terpapar pengaruh media sosisal. Namun, hal ini tidak dibarengi dengan literasi keuangan yang memadai, dimana indeks literasi keuangan masyarakat indonesia baru mencapai 37,72%, bahkan lebih rendah pada kelompok usia remaja. Fenomena ini memicu munculnya gaya hidup konsumtif, perilaku belanja impulsif akibat paparan algoritma iklan, dan tekanan psikologis berupa Fear of Missing Out (FOMO). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial serta memberikan edukasi mengenai literasi keuangan digital bagi siswa SMKN 1 Pandeglang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui seminar sosialisasi secara luring dengan pendekatan Inquiry-Based Learning dan simulasi interaktif seperti "The Debt Trap Simulation". Solusi yang ditawarkan meliputi pengembangan kerangka kerja "Digital Immunity" untuk mengintervensi kognisi siswa, penerapan metode Zero-Based Budgeting dengan formula 50/30/20, serta mitigasi risiko terhadap fitur pembayaran instan (paylater). Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur perubahan persepsi peserta. Diharapkan melalui program ini, siswa mampu mentransformasi pola pikir dari paradigma konsumtif-impulsif menjadi produktif-visioner sebagai bekal kemandirian finansial saat memasuki dunia kerja.













